Andrew Raharjo’s Weblog

Juni 28, 2009

Putus Asa ? Kecelakaan dan pemulihan ?

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — andrewraharjo @ 11:01 am

Sudahkah Anda menentukan pilihan Anda apabila Anda memilih untuk Putus Asa ?

Mari saya berikan satu contoh kepada Anda mengenai keputusan yang diambil oleh salah satu Drummer Rock N Roll Band yang cukup terkenal satu ini,

Dia adalah Rick Allen, drummer dengan satu tangan (Def Leppard). Pada tanggal 31 Desember 1984, dalam perjalanan ke New Year’s Eve party di rumah keluarganya yang bertempat di Sheffield, Inggris.  Allen mengemudikan  Corvette yang kemudian bertabrakan dengan sebuah Alfa Romeo. Dia tidak melihat ke depan dan tiba hilang kontrol dari mobil itu, yang berlayar di atas sebuah batu tembok dan masuk ke lapangan. Ia terlempar dari mobil, dengan lengan kiri yang terputus disebabkan seatbelt yang tidak terikat dengan benar. Mobil berakhir sampai terbalik, dengan pacarnya Miriam Barendsen yang aman di kursi. Dia tidak parah, dan Allen ditemukan di lapangan.  Allen dibawa ke rumah sakit. Dokter awalnya reattached Allen dari lengan, namun karena infeksi itu dihapus lagi. Dia meninggalkan rumah sakit tiga setengah bulan kemudian, dengan penyembuhan diharapkan

Allen percaya bahwa dia masih bisa bermain beberapa drum beats dengan satu tangan, dia menggunakan kaki kiri (biasanya untuk hi-hat pedals di Common drumsets), untuk memutar terangkap drum. Status Quo mantan drummer Jeff Kaya adalah salah satu sumber bantuan dan dorongan selama Allen dari penyembuhan merancang sebuah elektronik kit sehingga Allen dapat bermain dengan hanya satu lengan.  Electronic drum produsen Simmons kit untuk membuat sebuah spesifikasi mereka, dan dibuat-Nya Allen pasca kecelakaan dan debut pada 1986 diterima dengan baik dan ditetapkan pada “Monsters of Rock” Festival di Castle Donington. Pada bulan Agustus 1987, band mereka merilis album keempat, histeria, yang, setelah yang relatif lambat meningkat kemudian mulai menjadi sukses besar lain, dan menjual lebih dari 20 juta kopi di seluruh dunia.

Rick Allen adalah sesorang yang tahan didalam sebuah pencobaan dan dia percaya akan mukzijat Tuhan

Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan,

Dokter memang menganggap dan memvonis bahwa Rick tidak dapat bermain drum lagi, tetapi dia tidak pernah menganggap omongan dokter itu benar karena dia merasa dia mampu dan Tuhan memberikan dia kekuatan dan keinginan kepada dia untuk terus berkarya.

Dia jatuh, tetapi dia berusaha untuk bangkit….lalu apa yang dibangun dari dalam dirinya ? yang pertama, dia meneguhkan diri terlebih dahulu atau dapat dikatakan bahwa dia membangun kepercayaan diri nya terlebih dahulu, kemudian dia bersyukur akan pencobaan yang datang, dan percaya bahwa dia akan berhasil.

sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.

Bandingkan ketekunan Anda dengan ketekunan yang Rick Allen lakukan.

Selain percaya, dia berusaha untuk menjadi pribadi yang kuat dengan tingkat kekreatifannya yang cukup tinggi. Sebagai suatu informasi, dalam dunia rock n roll, tidaklah pantas disebut sebagai seorang drummer apabila dia tidak dapat bermain drum dengan cepat, memberikan hentakan ketukan yang keras dan mengebu-gebu, sedangkan drummer yang cukup handal dalam permainan drum nya membutuhkan kedua kaki dan kedua tangannya untuk memberikan hentakan beat yang cepat.

Rick tidak ragu, dia percaya dia bisa, dan dia berusaha untuk tidak menyepelekan segala hal, dia tekun.

Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.

dan yang terakhir

Apa kah anda masih memutuskan untuk putus asa ?

Apakah kecelakaan tidak dapat dipulihkan ?

(Yakobus 1:1-3)

Blog pada WordPress.com.