Andrew Raharjo’s Weblog

Juli 20, 2008

Bertumbulah !!-Santapan Harian

Diarsipkan di bawah: Spiritual — andrewraharjo @ 8:44 pm
Tags: , , ,

Judul: Bertumbuhlah!
5Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan, 6dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan, 7dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang. 8Sebab apabila semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus, Tuhan kita. 9Tetapi barangsiapa tidak memiliki semuanya itu, ia menjadi buta dan picik, karena ia lupa, bahwa dosa-dosanya yang dahulu telah dihapuskan. 10Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung. 11Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.

Kita memiliki Kristus ketika kita memercayai Allah. Namun iman tidak berhenti sampai di situ. Kita harus bertumbuh menjadi semakin serupa dengan Yesus karena Dia telah tinggal di dalam diri kita. Jangan lagi kita hidup seperti saat kita belum mengenal Kristus.

Sayangnya tidak setiap orang yang telah lahir baru mengalami hal itu. Memang ada orang yang bertumbuh dalam pengetahuan yang benar akan Kristus dan memiliki kehidupan yang berbuah. Namun ada juga yang malah menjadi batu sandungan. Orang-orang seperti ini kelihatannya tak pernah beranjak dari pengalaman ketika mereka pertama kali bertemu dengan Kristus. Mereka tak pernah bertumbuh dan tentu saja tidak berbuah. Oleh karena itu, Petrus menasihati orang-orang yang sudah lahir baru untuk bertumbuh. Orang beriman harus berusaha mengembangkan kualitas dan citra Kristus di dalam dirinya. Sebab itu, seharusnya tidak ada istilah \’jalan di tempat\’ dalam perjalanan iman seorang percaya. Orang beriman harus menghasilkan kebajikan, pengetahuan, penguasaan diri, ketekunan, kesalehan, kasih terhadap saudara-saudara seiman, dan kasih terhadap semua orang (ayat 5-7). Itulah bukti iman. Jika semua itu ada di dalam diri kita dan bertumbuh, niscaya hidup kita akan berbuah (ayat 8) dan kita tidak akan tersandung (ayat 10).

Orang yang tak peduli dan tidak bergumul untuk menghasilkan buah roh berarti ia buta. Ketika ia melihat ke depan, semua janji Allah terlihat kabur. Ketika ia melihat ke belakang, pengampunan yang semula membawa kesukaan seolah terlupakan. Kebutaan untuk melihat kuasa Allah di masa lalu dan sekarang, akan merintangi kuasa ajaib itu bekerja di dalam diri kita. Akhirnya kebutaan itu menenggelamkan kita. Kiranya hal semacam itu tidak terjadi pada diri kita.

Saat kita beriman kepada Kristus, itu berarti kita masuk ke dalam gelanggang pertandingan iman. Meski berat, jangan pernah mundur! Ingatlah bahwa bagi kita tersedia kuasa Ilahi yang memampukan kita untuk melakukan kebenaran.

No Comments Yet »

Belum ada komentar.

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan komentar

Blog pada WordPress.com.